Catatan:
Beberapa bulan lalu, saya diundang untuk ikut JAMBORE KEBANGSAAN di Papua. Sebuah acara yang ditahbiskan untuk memelihara semangat kebangsaan ini, dihadiri lebih dari 250 orang peserta sebagai wakil dari ratusan elemen kemasyarakatan. Hasilnya, kami mengeluarkan apa yang kami sebut sebagai “DEKLARASI MANOKWARI”. Berikut adalah deklarasinya:

Deklarasi Manokwari
Kami, peserta Jambore Kebangsaan Tahun 2008 di Manokwari, pada hari senin, tanggal 18 agustus 2008, dengan segenap jiwa raga dan kecintaan yang dalam pada Bangsa dan Negara Republik Indonesia menyatakan :

1. Perlu dipastikan bahwa martabat bangsa Indonesia, adalah kemartabatan yang adiluhung, perkasa dan selalu jaya dihadapan dialog internasional dalam rangka mempertahankan kedaulatan dan keutuhan wilayah Republik Indonesia.

2. Perlu dipastikan bahwa seluruh sumberdaya rakyat adalah potensi bagi pengembangan sumberdaya kebangsaan. Menjadi kesyukuran bagi niscaya kesejarahan, kesadaran kolektif sebagai suatu bangsa yang selalu menjadi pandu setiap tindakan dan pola interaksi di masyarakat. Menjadikan seluruh saripati pembelajaran dan kekayaan khasanah bangsa sebagai energi perekatan dan penguatan sendi-sendi kebangsaan.

3. Perlu dipastikan bahwa ada suatu sistem pemanduan, pemantauan dan pembinaan wawasan kebangsaan yang dapat menjadi akselerasi bagi kebijakan dan program-program pemerintah dan multistakeholders sebagai bagian yang integral dari wawasan dan kesadaran objektif kebangsaan, dengan membangun KOMISI KEBANGSAAN yang bersifat independent dan selalu setia pada nilai-nilai dasar dan pilar-pilar kebangsaan.